Oleh: noberic | September 10, 2008

Gaji Guru Naik 15% Tiap Tahun

Pemerintah memutuskan menaikkan gaji pokok guru dan dosen pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 15% setiap tahunnya.

Kenaikan ini sebagai konsekuensi peningkatan anggaran pendidikan sebesar 20% dari RAPBN 2009.Dengan kenaikan ini,guru dengan pangkat terendah akan menerima penghasilan minimal Rp2 juta per bulan. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan, selain itu pemerintah juga menaikkan gaji guru dan dosen sebesar 14% untuk tahun ini.

”Pokoknya guru PNS yang entah guru TK,SD,semuanya dapat peningkatan kesejahteraan. Penambahan ekstra sekitar 14% tadi sudah dihitung oleh Menteri Keuangan (Menkeu),” tandas Bambang seusai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla serta dihadiri para menteri terkait, antara lain Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie,Menkeu Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto,dan Mendiknas Bambang Sudibyo.

Bambang menjelaskan, Depdiknas juga meningkatkan anggaran untuk pendidikan menengah,baik di Depdiknas maupun di Departemen Agama (Depag),serta anggaran untuk pendidikan tinggi. Menurut dia, sesuai janji Presiden,pihaknya juga akan meningkatkan kesejahteraan para peneliti dan para perekayasa di luar Depdiknas.

”Kalau di Depdiknas semua dosen adalah peneliti, tapi juga banyak yang jadi perekayasa. Di luar Depdiknas ini pun ada kenaikan kesejahteraan, tapi berasal dari kinerja penelitian dan itu sudah kita siapkan anggarannya,” paparnya.

Persyaratan bagi para peneliti untuk mendapatkan tunjangan ini,menurut Mendiknas, akan segera dirumuskan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Depdiknas. Bambang menjelaskan, sebuah penelitian harus terlebih dulu menghasilkan sebuah artikel yang akan dipublikasikan sesuai dengan syarat-syarat yang berlaku.

Selain menaikkan kesejahteraan guru dan peneliti, lanjut dia, pemerintah juga menaikkan tunjangan untuk guru non-PNS yang sudah terdaftar di Depdiknas.Dia menjelaskan, untuk guru yang belum sarjana, tunjangan yang akan dinaikkan sebesar Rp50.000 per bulan, sedangkan yang bergelar sarjana akan dinaikkan sebesar Rp100.000 per bulan.

”Untuk peningkatan kesejahteraan guru itu kurang lebih anggarannya sebesar 27% dari anggaran pendidikan yang ada di Depdiknas dan akan terserap untuk kesejahteraan guru serta dosen,” ujarnya.

Mantan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Mohammad Surya menilai, pemerintah masih setengah hati meningkatkan kualitas guru. Menurut dia, kesejahteraan guru tidak hanya terletak pada tingginya gaji, tetapi meliputi empat aspek, yakni rasa aman saat proses belajar mengajar, kondisi kerja meliputi sarana dan prasarana sekolah, hubungan antarpribadi, serta kepastian masa depan.

”Sepertinya, Depdiknas hanya berkomitmen untuk meningkatkan gaji guru,tetapi tiga aspek lain belum dipikirkan. Padahal, kualitas guru dan mutu pendidikan bukan hanya karena banyaknya uang di saku,”tandas Surya.

Ketua Umum PGRI Sulistiyo meminta pengalokasian gaji guru jangan dibebankan seluruhnya pada anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan, ujar dia,seharusnya diutamakan untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Salah satunya dengan membenahi sarana dan prasaran pendidikan. Apalagi, menurut dia, UU Sisdiknas sudah mengamanatkan anggaran 20% pendidikan tersebut di luar gaji pendidik. (rarasati syarief/ rendra hanggara)

sumber: Koran Sindo


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: